Jangan Sampai Kabur! Ini Dia Alasan Sobat Kehilangan Konsumen

Sobat Pajak | 2023-09-06 16:47:38 | a year ago
article-sobat-pajak

Indonesia - Pelanggan adalah kekayaan utama perusahaan yang akan membeli produk yang dipasarkan, tanpa pelanggan perusahaan tidak berarti apa-apa. Salah satu istilah  yang paling terkenal yaitu "Pelanggan adalah Raja" artinya semua kebutuhan dan keinginannya harus dipenuhi bagaikan raja. Perusahaan memang harus mempelajari kebutuhan dan keinginan pelanggannya jika berniat produk yang ditawarkan menjadi laku dipasaran. Mencari pelanggan memang sangat penting, namun setiap pengusaha juga harus dapat melayani pelanggan dengan baik sehingga pelanggan tidak kabur. Seringkali dikatakan bahwa menjaga pelanggan agar tidak kabur lebih sulit daripada mencari pelanggan baru.

 

Penyebab Sobat Kehilangan Pelanggan

Kehilangan pelanggan sama saja artinya dengan kehilangan kekayaan. Kehilangan pelanggan merupakan momok menakutkan oleh seluruh perusahaan, sehingga ada baiknya perusahaan menganalisis penyebab kehilangan tersebut. Dalam praktiknya, banyak hal yang menyebabkan pelanggan kabur meninggalkan perusahaan baik untuk selamanya atau hanya untuk sementara waktu saja, artinya pelanggan tidak pernah akan kembali. 

Berikut adalah beberapa alasan yang mungkin menyebabkan pelanggan kabur, yaitu sebagai berikut:

  1. Pelayanan yang tidak memuaskan 

Dalam hal ini, apa yang diharapkan pelanggan tidak sesuai dengan yang diterimanya atau harapan tidak sama dengan kenyataan. Banyak hal yang bisa menyebabkan pelanggan tidak puas terhadap pelayanan yang diberikan. Seperti pelanggan merasa disepelekan, tidak dilayani dengan baik, tidak diperhatikan atau penjual yang terlalu banyak bertanya. Biasanya pelanggan yang dicuekin akan cepat tersinggung, sehingga kemungkinan tidak akan melakukan transaksi atau mungkin rasa dongkol terhadap pelayanan yang diberikan.

  1. Produk yang kurang baik dan tidak lengkap

Produk yang ditawarkan kurang lengkap juga dapat berpotensi membuat pelanggan kabur. Hal ini disebabkan karena pelanggan hanya memiliki sedikit pilihan. Pelanggan cenderung lebih senang untuk sekali berhenti dalam suatu toko dan membeli kebutuhan yang tersedia produk atau jasa yang lengkap.

Produk yang ditawarkan harusnya memiliki kelebihan dibandingkan dengan produk pesaing, seperti kemasan produk yang menarik atau kemasan produk yang dapat digunakan kembali oleh konsumen. Untuk itu, perusahaan perlu melakukan analisis SWOT yang terdiri dari kekuatan (strength), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunity) dan ancaman (treatment). 

  1. Ingkar janji dan tidak tepat waktu 

Perusahaan yang tidak menepati janji seperti yang diucapkan pada waktu pelayanan atau pengiriman barang, dapat membuat pelanggan merasa tidak betah. Hal ini sangat membahayakan dan merupakan penyebab utama pelanggan kabur. Perusahaan harus segera memperbaiki tentang konsep janji itu, dengan melakukan sesuai yang sudah dijanjikan dan waktu selesainya betul-betul tepat. Pelanggan biasanya tidak mau tahu alasan yang dikemukakan perusahaan, yang penting bagi pelanggan adalah apa yang dijanjikan harus direalisasikan sesuai dengan tanggal atau janji yang diucapkan.

  1. Biaya yang relatif mahal

Faktor besarnya biaya yang dibebankan ke pelanggan juga akan menjadi salah satu alasan pelanggan kabur. Biaya yang dibebankan kepada pelanggan harusnya relatif lebih murah jika dibandingkan dengan produk yang dikeluarkan perusahaan pesaing. Biaya-biaya yang dibebankan ke pelanggan seperti biaya administrasi, bunga, biaya iuran atau biaya lainnya. Perusahaan boleh saja menentukan harga yang lebih tinggi atau biaya yang lebih tinggi selama kualitas pelayanan yang diberikan juga lebih baik jika dibandingkan dengan pesaing. Hanya saja terkadang tidak semua pelanggan atau pelanggan memikirkan biaya, ada pula pelanggan yang lebih mementingkan pelayanan. Namun, akan lebih baik jika pelayanan yang baik dibarengi dengan harga yang kompetitif.

  1. Lokasi sulit dijangkau 

Lokasi yang ditetapkan perusahaan sebaiknya benar- benar strategis. Lokasi juga harus memberikan rasa aman. Oleh karena itu, faktor lokasi juga menyebabkan pelanggan tidak akan memilih perusahaan Sobat karena tidak efisien. Faktor lokasi harus pula diikuti oleh ketersediaan lahan parkir yang memadai. Kekurangan lahan parkir akan menyebabkan pelanggan enggan untuk mampir.

  1. Layout

Layout atau tata letak kantor, merupakan cara perusahaan untuk menempatkan atau meletakkan peralatan dan barang yang dipajangkan, termasuk layout gedung harus dibuat senyaman dan semenarik mungkin. Layout dibuat agar pelanggan betah untuk berlama-lama memilih barang atau bertransaksi di lokasi usaha. 

 

Jika Sobat ingin mencari informasi lainnya terkait UMKM, perpajakan, dan berita terkini, silahkan kunjungi website kami di Sobat Buku dan Sobat Pajak, atau melalui media sosial kami di Instragram dan Facebook.

Article is not found
Article is not found