Tips Mengatur Stok Penjualan agar Tidak Kehabisan Persediaan

Johan Budi | 2022-02-11 10:47:46 | 2 years ago
article-sobat-pajak

Indonesia - Dalam menjalankan bisnis yang menjual produk jenis barang kepada pelanggan, ketersediaan barang akan berpengaruh terhadap berjalannya bisnis Sobat, sebab di saat inilah Sobat sebagai pebisnis harus bisa memenuhi permintaan pelanggan. Tanpa tersedianya stok barang yang cukup pastinya bisa menyebabkan bisnis terhenti dan membuat usaha Sobat mengalami kerugian.

Sebagian besar pebisnis yang gagal dalam mengelola stok barang atau inventaris biasanya disebabkan karena kurang sering melakukan pengecekan stok barang yang terus berubah. Padahal, untuk mengelola stok barang sebuah bisnis secara efektif, para pebisnis harus melacak seberapa sering mereka menjual produk secara keseluruhan.

Oleh karena itu, penting untuk mengelola persediaan barang secara maksimal agar tidak terjadi yang namanya produk out of stock (kehabisan stok).

Arti out of stock adalah kehabisan stok atau persediaan, dimana kondisi jumlah stok barang sedang menipis atau habis. Habisnya stok barang tentunya akan mempengaruhi berjalannya proses bisnis, mulai dari distribusi terhambat dan penjualan akan terganggu. Berdasarkan riset dari supplychaingamechanger.com terdapat 37% pelanggan yang akan tetap berbelanja dengan membeli produk lain yang tersedia ketika produk yang mereka ingin beli habis. Namun, terdapat 21% pelanggan yang akan melakukan pembelian kepada penjual lain agar bisa mendapatkan produk yang sama. Dari data tersebut, kehabisan stok bisa berdampak terhadap pelayanan pelanggan, dimana pelanggan akan merasa kecewa karena mereka tidak bisa mendapatkan barang yang mereka inginkan dan dapat beralih kepada kompetitor.

 

Faktor Penyebab Pengusaha Mengalami Kehabisan Stok

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan ketersediaan stok barang habis, khususnya yang berjualan melalui platform online seperti marketplace. Berikut beberapa faktor penyebab pengusaha bisa kehabisan stok:

  • Data stok tidak akurat

Masalah yang sering kali dialami oleh banyak pelaku bisnis ialah data persediaan barang yang tidak akurat. Pencatatan stok dengan ketersediaan stok fisik tidak sama sehingga terjadi selisih stok barang karena data yang tidak akurat.

  • Tidak menggunakan sistem manajemen inventori barang

Penyebab kedua ialah tidak menerapkan sistem manajemen persediaan barang. Tanpa manajemen inventori, maka akan berdampak terhadap pengendalian stok barang. Oleh karena itu, Sobat perlu menggunakan sistem inventori yang bagus supaya dapat mengontrol sekaligus mengawasi pergerakan stok barang.

  • Telat melakukan restock barang

Faktor utama penyebab yang sering dilupakan para pelaku usaha adalah kesalahan dalam memperkirakan waktu untuk melakukan pembelian stok barang atau terlambat melakukan restock barang.

 

Tips Mengelola Stok Persediaaan Barang

Oleh karena itu, agar proses pengelolaan stok barang dapat berjalan dengan baik, Sobat dapat mengatasinya dengan mengikuti tips berikut, yaitu:

  • Mengetahui Minat Pasar

Jika ada beberapa produk yang dijual dan sisanya tidak dijual, maka Sobat dapat mengambil langkah-langkah untuk menyimpan produk yang dapat dijual saja. Kemudian Sobat juga dapat menghapus beberapa produk yang tidak diminati di pasaran.

  • Membuat penilaian terkait jenis stok barang yang disimpan

Jika bisnis Sobat merupakan bisnis yang harus memproduksi suatu produk, maka Sobat harus memiliki bahan baku yang tepat untuk menciptakan produk tersebut. Untuk menjual barang jadi, maka Sobat membutuhkan persediaan bahan baku yang cukup memadai agar bisa memenuhi kebutuhan penjualan Sobat.

  • Menentukan Jumlah Stok Sesuai Kebutuhan

Selain dari sisi pengelolaan stok barang, Sobat perlu menentukan jumlah stok barang agar muat di ruang penyimpanan. Sobat dapat memilih untuk menyimpan jumlah produk yang lebih sedikit jika persediaan yang dibutuhkan mudah didapatkan. Simpanlah persediaan yang lebih banyak pada penyimpanan cadangan jika proses untuk mendapatkannya membutuhkan waktu yang lama.

  • Identifikasi persediaan barang

Sobat perlu mengatur ulang stok barang ketika Sobat kesulitan mendapatkan bahan baku untuk bisnis Sobat, sehingga Sobat tidak akan kehabisan stok. Ketahui juga berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pemesanan, serta faktor-faktor lainnya.

  • Rutin melacak inventaris

Sobat harus selalu melacak lokasi, harga, dan pemasok setiap barang yang dibutuhkan oleh bisnis Sobat. Sobat dapat mencatat berapa lama waktu yang diperlukan untuk menyusun ulang setiap barang tersebut.

 

Jika Sobat ingin mencari informasi lainnya terkait UMKM, perpajakan, dan berita terkini, silahkan kunjungi website kami di Sobat Buku dan Sobat Pajak, atau melalui media sosial kami di Instragram dan Facebook.

Article is not found
Article is not found