Mengenal Indikator Kepuasan Pelanggan

Sobat Pajak | 2022-25-08 16:35:09 | 2 years ago
article-sobat-pajak

Indonesia - Indikator kepuasan pelanggan menjadi tolak ukur yang digunakan untuk mengetahui puas atau tidaknya pelanggan terhadap produk yang diperdagangkan. Bagi pemilik usaha, indikator ini sangatlah penting karena tingkat kepuasan pelanggan bisa juga mempengaruhi kesetiaan pelanggan. Semakin puas pelanggan dengan suatu produk, maka semakin besar peluangnya untuk melakukan pembelian kembali.

 

5 Indikator Kepuasan Pelanggan

Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi tinggi-rendahnya tingkat kepuasan pelanggan. Berikut adalah beberapa faktor tersebut:

  • Kualitas Produk

Faktor pertama adalah kualitas dari produk yang dijual. Produk yang ditawarkan kepada pelanggan harus memiliki kualitas yang baik agar kepuasan pelanggan bisa tercapai. Jadi, produk yang ditawarkan tidak boleh asal jadi, harus mempunya keunggulan dibandingkan dengan produk dari pesaing. Semakin baik kualitas yang diberikan, maka semakin tinggi juga kepuasan pelanggan.

  • Kualitas Pelayanan

Selain dari kualitas produk, kualitas pelayanan juga bisa mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan. pelanggan tentunya akan lebih senang jika dilayani dengan baik ketika membeli produk yang dijual. Dengan memberikan pelayanan yang ramah dan selalu responsif terhadap feedback dari pelanggan, baik itu yang berupa saran, komplain, maupun kritik, sudah bisa membuat pelanggan merasa puas dengan pelayanan yang diberikan

  • Harga Produk

Harga produk yang diberikan menjadi faktor yang krusial dalam indikator kepuasan pelanggan. Tentunya para pelanggan akan lebih merasa puas ketika mendapatkan barang yang mereka inginkan dengan harga yang terjangkau. Sebaliknya, jika barang yang dijual dengan harga mahal, pelanggan akan enggan untuk membeli. Dari sini, bukan berarti produk yang dijual harus dipatok serendah mungkin, namun sesuaikan dengan bahan baku dan biaya produksinya, serta mengamati harga yang dipasang kompetitor. Dari situ, Anda bisa mengetahui harga yang wajar dan tidak bagi pelanggan.

  • Kemudahan Mengakses Produk

Faktor berikutnya adalah kemudahan untuk mengakses produk yang dijual. Semakin mudah produk didapatkan, maka semakin tinggi juga tingkat kepuasan pelanggan. Dengan akses yang mudah untuk mendapatkan produk, maka pelanggan tidak perlu menghabiskan waktu dan mengeluarkan biaya tambahan.

  • Cara Promosi

Faktor terakhir adalah cara promosi. Promosi yang menarik, unik, dan mudah dipahami tentunya bisa membuat para pelanggan tertarik dan membantu menetapkan ekspektasi mereka. Untuk itu, pastikan metode promosi yang diterapkan benar-benar efektif dan bisa mewakili produk dengan baik.

 

Cara Mengukur Kepuasan Pelanggan

Setelah mengetahui indikator yang dapat mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan, terdapat juga metode untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan yang bisa digunakan. Berikut cara untuk mengukur kepuasan pelanggan:

  • Survei kepuasan pelanggan

Cukup banyak perusahaan yang melakukan penelitian mengenai kepuasan pelanggan melalui survey, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dengan begitu, perusahaan dapat memperoleh data mengenai tanggapan pelanggan terhadap produk atau jasa dari perusahaan tersebut.

  • Ghost shopping

Ghost shopping merupakan strategi perusahaan untuk mengetahui bagaimana kualitas pelayanan yang diberikan oleh karyawan kepada pelanggan. Seseorang yang disebut dengan Ghost Shopper yang identitasnya tidak diketahui oleh karyawan akan berpura-pura menjadi pelanggan dan kemudian memberikan penilaian atas pelayanan yang diterimanya sesuai dengan ilmu yang telah dibekali. Ghost shopping tidak hanya untuk meningkatkan dan mengevaluasi bisnis, hasil evaluasi dari seorang ghost shopper juga dapat dijadikan tolak ukur atas kinerja karyawan.

  • Lost customer analysis

Melalui cara ini, perusahaan bisa mencoba menghubungi pelanggan yang telah berhenti membeli dan mencari tahu mengapa mereka tidak kembali membeli produk dari perusahaan tersebut. Peningkatan customer loss rate ini bisa menjadi salah satu acuan bahwa perusahaan telah gagal memenuhi kepuasan para pelanggannya.

 

Itulah beberapa informasi mengenai apa saja indikator kepuasan pelanggan dan cara mengukurnya. Namun, keberhasilan sebuah usaha bukan hanya dari tingkat kepuasan pelanggan saja tapi bagaimana Anda sebagai pebisnis dapat mengelola usaha juga.

Jika Sobat ingin mencari informasi lainnya terkait UMKM, perpajakan, dan berita terkini, silahkan kunjungi website kami di Sobat Buku dan Sobat Pajak, atau melalui media sosial kami di Instragram dan Facebook  

Article is not found
Article is not found