Tips dalam Melunasi Utang

14 days ago | Sobat Pajak
article-sobat-pajak

Indonesia - Tidak selamanya berutang itu buruk. Jika Sobat mengajukan utang di bank untuk sesuatu yang produktif, seperti membeli aset untuk mendukung kegiatan usaha, contohnya mesin produksi, alat transportasi, atau bangunan, tentu hal tersebut dapat membantu memberikan keuntungan bagi Sobat karena dapat membuat usaha  jauh lebih besar dan berkembang.

Namun, Sobat juga perlu memikirkan cara melunasi utang sebelum mengajukan penawaran kredit. Cara melunasi utang disini termasuk menghitung perkiraan kesediaan uang untuk mencicil setiap bulan, menghitung besarnya beban suku bunga yang ditentukan, termasuk biaya – biaya yang dibebankan oleh kreditur pada saat pemberian kredit tiap bulannya.

Bila utang yang Sobat miliki dibiarkan begitu saja, tentu akan membuat bunga yang ada menjadi semakin besar. Bahkan, jika Sobat tidak segera melunasinya, besar bunga tersebut bisa lebih besar daripada besar pinjaman yang Sobat ajukan. Oleh karena itu, jika Sobat memiliki utang, segeralah untuk melunasinya.

Cara Melunasi Utang dengan Cepat dan Efektif

Rekapitulasi Utang

Dalam mencoba melunasi utang secara efektif, Sobat perlu membuat rincian daftar atau rekapitulasi utang Sobat terlebih dahulu. Buatlah daftar utang, mulai dari cicilan rumah, cicilan kendaraan, cicilan kartu kredit, serta cicilan pinjaman lainnya yang Sobat miliki saat ini. Beri informasi secara rinci terkait jumlah total serta cicilan per bulannya. Selanjutnya kalkulasikan dengan pendapatan yang Sobat punya. Cara melunasi utang ini bisa membantu Sobat merencanakan atau memilih beban utang mana saja yang jadi prioritas utama untuk dilunasi agar kondisi keuangan Sobat kembali stabil.

Bayar dengan Skala Prioritas

Pada dasarnya, ada dua metode terbaik yang dapat Sobat gunakan untuk melunasi utang. Terlebih jika Sobat memiliki lebih dari 1 (satu) utang, metode ini dapat membantu Sobat:

  • Dahulukan untuk melunasi utang yang nilainya paling kecil

Misalnya, Sobat memiliki utang pembelian handphone seharga Rp5 Juta dan motor seharga Rp12 Juta. Jika pendapatan Sobat terbatas, maka Sobat dapat prioritaskan untuk melunasi handphone terlebih dahulu sebelum mulai mencicil motor.

  • Dahulukan untuk melunasi utang yang bunganya lebih besar

Misalnya, dalam kasus yang sama, yaitu Sobat memiliki utang pembelian handphone seharga Rp5 Juta dan motor seharga Rp12 Juta. Minimal cicilan perbulan untuk handphone adalah Rp250 ribu dan motor adalah Rp600 ribu. Bunga cicilan handphone adalah 3,5% per bulan, sedangkan motor ialah 2% per bulan. Jika Sobat memiliki uang berlebih, maka dahulukan untuk melunasi handphone terlebih dahulu karena bunganya lebih tinggi. Semakin cepat pelunasan utang dengan bunga yang tinggi, maka akan menghemat lebih banyak pengeluaran untuk bunga tinggi tersebut.

Menjual Barang yang Tidak Terpakai

Jika dirasa penghasilan Sobat masih kurang memenuhi dalam membayar utang yang dimiliki, Sobat bisa menjual barang-barang yang tidak terpakai sebagai salah satu cara untuk melunasi utang. Dalam menjual barang sebagai cara melunasi utang, Sobat juga bisa memaksimalkan peran media sosial atau layanan e-commerce untuk membantu Sobat dalam mempromosikan barang yang hendak dijual sehingga dapat laku dalam waktu yang singkat. Pastikan produk yang dimiliki masih layak untuk dijual kembali agar mendapat uang yang layak dan cukup untuk melunasi utang-utang tersebut.

Cari Penghasilan Tambahan

Mencari penghasilan tambahan juga merupakan salah satu cara melunasi utang yang efektif untuk Sobat lakukan agar dapat segera menyelesaikan beban utang yang Sobat miliki. Untuk mendapatkan penghasilan tambahan, Sobat bisa menawarkan keahlian di bidang jasa, seperti menjadi guru les privat, jasa konsultasi, jasa titip (jastip), ojek online, fotografer, dan lain sebagainya. Sobat juga bisa memulai berbisnis dengan modal kecil, seperti menjadi reseller atau dropshipper.

Jika utang Sobat sudah lunas dan Sobat masih menggeluti profesi tambahan tersebut, Sobat pun bisa mengalokasikan dana tersebut sebagai simpanan tambahan atau dana darurat untuk digunakan di masa depan Sobat nantinya

Hindari Kebiasaan Gali Lubang Tutup Lubang

Gali Lubang Tutup Lubang merupakan peribahasa yang artinya adalah berutang untuk membayar utang yang lain. Meskipun terlihat efektif, nyatanya ini merupakan cara melunasi utang yang salah dan fatal. Alih-alih utang yang ada cepat selesai, Sobat justru berpotensi menambah masalah baru lagi yang pada akhirnya utang yang Sobat miliki semakin banyak dan tidak akan lunas.

Cara melunasi utang yang efektif ini akan sulit, jika Sobat tidak bisa disiplin mengatur keuangan Sobat dengan baik. Jika Sobat ingin mulai memiliki kondisi finansial yang stabil dan mampu mengelola keuangan dengan baik, mulailah ubah gaya hidup Sobat secara perlahan. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran diri yang besar untuk mengelola keuangan agar terhindar dari penumpukan utang.

Nah, itu dia beberapa tips untuk melunasi utang, semoga dapat membantu referensi Sobat dalam melakukan pelunasan utang ya. Walaupun utang tidak selalu buruk, tetapi akan lebih baik jika tidak memiliki utang ya Sobat.

Jika Sobat ingin mencari informasi lainnya terkait UMKM, perpajakan, dan berita terkini, silahkan kunjungi website kami di Sobat Buku dan Sobat Pajak, atau melalui media sosial kami di Instragram dan Facebook.

Article is not found
Article is not found