Mengenal Kegiatan Lelang dan Mekanismenya

Sobat Pajak | 2024-05-06 15:01:11 | 16 days ago
article-sobat-pajak
Lelang dan Mekanismenya

Jakarta - Lelang suatu istilah yang digunakan dalam kegiatan jual beli khususnya dalam dunia bisnis dan investasi dengan sistem melakukan penawaran harga tertinggi. Kegiatan lelang ini menjadi kegiatan jual beli yang telah dilaksanakan sejak lama.

Dalam artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai kegiatan lelang serta mekanismenya.

 

Apa Itu Lelang?

Lelang dalam bahasa inggris dikenal dengan sebutan auction merupakan sebuah proses jual beli terhadap barang atau jasa dengan memberikan penawaran harga tertinggi. Barang dan jasa akan terjual kepada seseorang dengan memberikan penawaran harga yang paling tinggi.

Sistem lelang yang juga dikenal dengan istilah tender yang telah berlangsung di beberapa negara, termasuk di Indonesia dalam beberapa jumlah platform.

Salah satu platform dengan menggunakan sistem lelang adalah Lelang Indonesia. Lelang Indonesia merupakan salah satu platform yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Jenis barang yang sering dilakukan secara lelang, yaitu kendaraan, property, serta komoditas tertentu.

 

Fungsi Lelang

Fungsi lelang dibedakan menjadi dua yang terdiri dari:

  1. Fungsi Publik

Fungsi publik ketika terdapat instrumen khusus terkait dengan tugas umum dari pemerintahan dari aparatur negara. Pelayanan terkait dengan lelang publik akan lebih aman, cepat, tertib, serta harga yang wajar.

Lelang dengan fungsi publik memiliki tujuan dalam menambah pendapatan negara yang berasal dari bea lelang. Selain itu, lelang memiliki fungsi dalam meningkatkan efisiensi serta menciptakan administrasi yang lebih tertib dalam penanganan aset negara.

 

  1. Fungsi Private

Fungsi private dalam lelang muncul ketika kegiatan auction yang mempertemukan antara penjual dan pembeli. Dalam kondisi tersebut, penjual dan pembeli hanya memiliki kaitan dalam kegiatan auction yang terjadi pada hari itu saja.

 

Jenis-Jenis Lelang

Terdapat beberapa jenis dari kegiatan lelang yang bergantung pada beberapa kondisi di antaranya adalah:

  1. Berdasarkan Media Penawaran
  • Lelang Online

Kegiatan pelelangan yang dilaksanakan menggunakan situs lelang yang mana para peserta lelang melakukan penawaran secara online/daring. Lelang secara online dikatakan lebih efisien sebab peserta tidak perlu untuk meninggalkan pekerjaannya dan keluar rumah untuk melakukan sistem penawaran.

  • Lelang Konvensional

Lelang konvensional masih menjadi suatu altenatif meskipun lelang online dikatakan lebih efisien. Lelang ini dilaksanakan secara langsung dengan dihadiri oleh para panitia pelaksana dan peseta lelang. Lelang jenis konvensional ini masih banyak peminatnya sebab peserta lelang yang ingin melihat secara langsung proses dari kegiatannya dan objek lelang. Ajang ini juga dapat dijadikan ajang pertemuan oleh para kolektor atau sebagai ajang dalam mencari koneksi.

 

  1. Berdasarkan Hukum
  • Lelang Non Eksekusi Sukarela

Jenis lelang ini, yaitu dilaksanakan dengan mencairkan aset milik swasta dalam bentuk perorangan maupun badan usaha yang dilaksanakan secara sukarela. Lelang ini dilaksanakan oleh Balai Lelang yang kemudian aset yang dimenangkan peserta lelang diserahkan oleh Balai Lelang.

Bea lelang yang dikenakan yaitu sebesar 0,3% dari harga hasil lelang yang dibayarkan pada kas negara. Contoh jenis lelang ini adalah harta likuidasi, lelang aset milik swasta, lelang aset dari perwakilan negara luar.

 

  • Lelang Non Eksekusi Wajib

Jenis lelang di mana penjualan aset dinilai wajib untuk dilakukan sesuai dengan Undang-Undang. Balai Lelang bukan menjadi pemohon atau kuasa lelang, melainkan pemilik baranglah yang menjadi pemohon serta mengajukan permohonan kepada para instansi atas nama Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang.

Contohnya yaitu lelang aset atas harta tak terurus, lelang aset BUMN dan BUMD, lelang aset BPJS, lelang aset negara maupun daerah, lelang kayu serta lelang aset bank.

 

  • Lelang Eksekusi

Jenis lelang eksekusi ini, yaitu pelaksanaannya berdasarkan kewajiban untuk melaksanakan hasil dari sidang. Balai Lelang memiliki tugas dalam penyediaan dari pelaksanaan pra lelang. Pra lelang merupakan kegiatan dimana dilakukannya pengumuman terkait dengan informasi melalui beberapa media, yaitu media massa dengan mengundang para peserta untuk melakukan penawaran atas barang lelang. Pelaksanaan lelang dilakukan oleh Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang.

 

Mekanisme Pelaksanaan Lelang

Pelaksanaan lelang biasanya dilaksanakan secara terbuka pada suatu tempat yang telah ditentukan oleh penyelenggara lelang. Kemajuan teknologi menyebabkan kini lelang dapat dilaksanakan secara online. berikut beberapa proses dari kegiatan lelang yang berlaku:

  1. Pemandu kegiatan lelang akan memberikan pengumuman atas objek yang akan dilelang.
  2. Pemandu akan memberikan penawaran atas objek lelang tersebut dengan memberikan harga dasar yang sesuai dengan barang tersebut sebagai harga pembukanya.
  3. Para calon pembeli akan memberikan penawaran harga yang lebih tinggi dari harga pembuka yang ditawarkan oleh penyelenggara sebelumnya.
  4. Setelah tidak ada lagi peserta yang melakukan penawaran harga, maka bagi peserta yang memberikan harga paling tertinggi dapat membeli barang auction

 

Cara Mengikuti Lelang

Mengikuti kegiatan lelang bisa menjadi proses yang menarik namun membutuhkan beberapa langkah tertentu. Berikut adalah langkah-langkah umum yang bisa Anda ikuti:

  1. Cari Informasi Lelang

Temukan lelang yang sesuai dengan kebutuhan atau minat Anda melalui situs web lelang online, di surat kabar lokal, sosial media, melalui pengumuman di kantor pemerintah, atau melalui agen lelang.

  1. Pahami Syarat dan Ketentuan

Bacalah dengan seksama syarat serta ketentuan lelang. Ini mencakup persyaratan pendaftaran, waktu dan tempat lelang, serta persyaratan pembayaran.

  1. Daftar dan Dapatkan Nomor Peserta

Jika diperlukan, daftarkan diri Anda untuk mendapatkan nomor peserta lelang. Proses pendaftaran dapat bervariasi tergantung pada jenis lelang dan penyelenggaranya.

  1. Persiapkan Dana

Pastikan Anda memiliki dana yang cukup untuk mengikuti lelang. Seringkali Anda perlu membayar deposit atau memiliki dana yang siap diakses jika Anda memenangkan penawaran.

  1. Hadiri Pratinjau Barang

Banyak lelang menyelenggarakan sesi pratinjau barang yang dilelang. Manfaatkan kesempatan ini untuk melihat barang secara langsung dan mengevaluasi kondisinya.

  1. Ketahui Strategi Penawaran

Tentukan batas harga yang Anda siapkan untuk barang yang akan Anda beli dan pertimbangkan untuk tidak melebihi anggaran tersebut.

  1. Ikuti Lelang

Pada hari lelang, pastikan Anda hadir tepat waktu. Ikuti proses lelang dengan cermat dan berikan penawaran saat barang yang Anda minati dilelang.

  1. Konfirmasi Pembayaran dan Penyerahan

Jika Anda memenangkan lelang, pastikan untuk segera konfirmasi pembayaran dan pengambilan barang. Patuhi semua prosedur yang diberlakukan oleh penyelenggara lelang.

 

Article is not found
Article is not found