UMKM Jadi Penangkal Resesi, Kok Bisa?

17 days ago | Sobat Pajak
article-sobat-pajak

Indonesia - Apindo atau singkatan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia berpandangan bahwa hingga saat ini Indonesia belum mencapai di tahap resesi lantaran pertumbuhan ekonomi yang masih dalam tren positif. Pertumbuhan tersebut tentunya disokong, karena adanya aktivitas ekonomi pada UMKM.

Hariyadi B. Sukamdani selaku ketua umum Apindo mengatakan, bahwa kekuatan perekonomian Indonesia saat ini ialah berada pada pasar dalam negeri, salah satunya UMKM yang memiliki kontribusi yang cukup signifikan. Hal tersebut tentunya harus dijaga dan didukung pertumbuhannya.

Menurut Hariyandi, yang menjadi poin penting dalam menangkal resesi ialah bagaimana negara menjaga daya beli masyarakat melalui penyediaan lapangan pekerjaan, sementara para pelaku usaha UMKM menjadi salah satu pihak yang mampu menyerap tenaga kerja nasional kurang lebih mencapai 97%. Dari angka tersebut, harapannya bisa bertahan dengan konsisten atau bahkan lebih banyak lagi, sehingga roda perkonomian di Indonesia akan terus bergerak.

Melihat begitu besar kontribusi UMKM terhadap perekonomian, Indonesia tidak perlu lagi berharap banyak pada sektor formal seperti perusahaan atau korporasi. Mengingat saat ini sektor-sektor tersebut justru memperkecil penyerapan tenaga kerja. Hal ini dapat disaksikan dari maraknya perusahaan-perusahaan yang melakukan PHK (pemutusan hubungan kerja) secara massal dan besar-besaran.

Dalam hal ini, Apindo akan mulai berfokus dalam mendukung dan membantu pemberdayaan UMKM guna memaksimalkan pemulihan perekonomian Indonesia, khususnya saat ini tengah dibayang-bayangi resesi. Melalui forum bisnis B20 yang merupakan salah satu bagian dari Presidensi G20, Kementerian Koperasi dan UKM terus mengupayakan pertumbukan kepada para pelaku UMKM di Indonesia, tidak hanya dalam level nasional melainkan hingga level internasional.

Sebagai tambahan, dalam menghadapi resesi ini sangat penting untuk mendukung dan mendorong daya beli dan roda ekonomi dalam negeri agar terus berputar dan penting untuk kita berantisipasi terhadap resesi dengan melakukan substitusi impor atau dengan kata lain pemenuhan kebutuhan sehari-hari dilakukan dengan produk dalam negeri, sehingga dapat membantu pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat khususnya bagi UMKM.

Article is not found
Article is not found