Pemerintah Sebut Manfaat Presidensi G20 Indonesia: Mobilisasi Kerja Sama dan Pendanaan Global

20 days ago | Sobat Pajak
article-sobat-pajak

Indonesia - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menyampaikan, bahwa manfaat nyata (concrete deliverable) yang dihasilkan dalam Presidensi G20 Indonesia, antara lain mobilisasi kerja sama dan pendanaan di tingkat global.

Febrio mengatakan, bahwa mobilisasi kerja sama dan pendanaan akan terjadi pada berbagai isu, terutama yang berkaitan dengan kesehatan, transisi energi, ekonomi digital, dan food insecurity.

Adapun, isu-isu tersebut merupakan isu prioritas dalam Presidensi G20 Indonesia yang terdiri atas arsitektur kesehatan global, transisi energi berkelanjutan, serta transformasi digital dan ekonomi.

Ia juga menyampaikan bahwa negara-negera anggota G20 mengapresiasi kepemimpinan Indonesia dalam Presidensi G20, yang mana pelaksanaannya di tengah adanya ketidakpastian perekonomian di tingkat global, pasca pandemi Covid-19 dan konflik geopolitik.

Pencapaian Presidensi G20 Indonesia ini pun merupakan kebanggaan bagi seluruh bangsa Indonesia. Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, Presidensi G20 Indonesia diarahkan untuk menghasilkan concrete deliverable.

Dari sisi substansi, forum ini diarahkan untuk memberikan manfaat yang nyata melalui proyek, inisiatif, atau program, yang diharapkan menjadi lead examples pembangunan yang berkelanjutan bagi negeri lain, yang kemudian dituangkan dalam Leaders Declaration pada bagian Annex atau lampiran. Selain itu, diharapkan juga menjadi legasi Indonesia bagi G20.

Di samping itu, dari sisi fisik, forum ini diarahkan untuk memberikan efek berantai terhadap sektor akomodasi, transportasi, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Article is not found
Article is not found