Pemerintah Sampaikan Kunci Utama Mendorong Bisnis Inklusif Bagi UMKM

20 days ago | Sobat Pajak
article-sobat-pajak

Indonesia - Staf Ahli Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop-UKM) Bidang Hubungan Antar Lembaga Luhur Pradjarto mengatakan, bahwa terdapat 4 (empat) kunci utama dalam mendorong bisnis inklusif bagi UMKM di Kawasan ASEAN.

Pertama, pelatihan dan mentoring menjadi media untuk mendukung transisi usaha menjadi bisnis inklusif. Kedua, pentingnya transformasi digital dan ekonomi hijau untuk bisnis inklusif dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs).

Ketiga, pentingnya kemitraan antara UMKM dengan usaha besar dalam upaya meningkatkan partisipasi UMKM ke dalam rantai pasok. Keempat, membangun entrepreneur inklusif agar menjadi langkah utama untuk memulai bisnis inklusif.

Menurutnya, konsep bisnis inklusif diperlukan sebagai upaya untuk pengentasan kemiskinan ekstrem dan menghadapi tantangan global. Indonesia sendiri juga sudah meluncurkan Gerakan Kemitraan Inklusif untuk UMKM Naik Kelas pada 3 Oktober 2022 lalu.

Luhur memaparkan bahwa berbicara inclusive business berarti berbicara bagaimana sebuah usaha bisa mempunyai kesadaran untuk berdampak nyata terhadap Bottom of Pyramid (BoP) dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Ia juga mengatakan, penting untuk membentuk Public-Private Partnership (PPP) yang berperan dalam mendukung pemulihan ekonomi di masa depan yang lebih berkelanjutan, inklusif, dan tangguh. Selain itu, inovasi menjadi faktor untuk pengembangan bisnis di semua sektor yang bisa berkontribusi dalam rantai nilai global.

Lebih lanjut, Luhur kembali menegaskan bahwa Kemenkop dan UKM siap melanjutkan tongkat estafet perjuangan penguatan promosi inclusive business di Kawasan ASEAN sebagai host The 6th Inclusif Business Summit.

Lebih dari itu, beberapa mitra strategis seperti UNESCAP, iBAN, OECD juga sudah menyambut baik dan menyatakan siap berkolaborasi dengan Kemenkop-UKM di bawah Kekuatan Indonesia ASEAN 2023.

Article is not found
Article is not found