7 Alasan Mengapa Pembukuan Penting Bagi Pelaku Usaha UMKM

2 months ago | Sobat Pajak
article-sobat-pajak

Indonesia - Dalam mengembangkan sebuah usaha, khususnya usaha mikro menengah (UMKM) tentunya tidaklah mudah. Banyak strategi bisnis yang harus dilakukan guna berjalannya usaha hingga menuju ksuksesan. Dari sekian banyak strategi, terdapat salah satu cara yang tak kalah penting dalam menjalankan usaha UMKM yakni membuat pembukuan.

Secara umum, pembukuan merupakan sebuah proses dalam kegiatan pengorganisasian hingga penyimpanan dokumen keuangan serta akuntansi bisnis seperti jurnal, buku besar, catatan pajak, laporan keuangan, dan masih banyak lagi.

Dengan demikian, sudah terlihat dengan jelas bahwa pelaksanaan pembukuan dalam kegiatan usaha UMKM tentunya sangat diperlukan supaya lebih terstrukturnya laporan keuangan. Namun hingga saat ini masih ada beberapa pelaku usaha UMKM yang kurang memahami betapa pentingnya pembukuan, sebagian dari mereka lebih berfokus dalam kegiatan marketing dan pengembangan produknya saja. Untuk ini berikut 7 alasan mengapa pembukuan penting bagi UMKM, mari simak informasinya dibawah ini.

  1. Sebagai Perencana

Hal ini merupakan alasan pertama mengapa pembukuan sangat penting bagi UMKM. Mengapa demikian? Hal ini karena pembukan dapat dijadikan sebagai perencana oleh pelaku usaha dalam merencanakan usahanya, baik dalam jangka pendek maupun Panjang. Melalui pembukuan, segala biaya yang digunakan untuk proses produksi hingga operasional usaha dapat diketahui dengan jelas alurnya. Jika pembukuan tersebut tidak ada, maka para pelaku usaha akan kesulitan pada saat menentukan rencana bisnis yang lebih terorganisir untuk selanjutnya.

  1. Menghindarkan Kesalahan Pelaporan Pajak

Berikut alasan kedua yang berfokus dalam kewajiban perpajakan setiap pelaku usaha UMKM. Melansir dari informasi yang dirilis resmi oleh DJP, dimana pada tahun 2017 tercatat sebanyak 19.304 pelaku usaha telah mengalami kendala dalam pelaporan pajak yang tidak seusai dengan omzet yang dihasilkan oleh pelaku usaha. Pada kendala tersebut jika dipersentasekan, terdapat sebanyak 76% kesalahan pelaku usaha dalam pelaporan pajak. Hal ini terjadi tentunya dengan kemungkinan-kemungkinan yang ada, sebagai contoh kurang akuratnya data mengenai omzet yang dihasilkan selama proses bisnis berjalan. Untuk ini, sudah sangat jelas bukan bahwa pembukuan sangat penting bagi UMKM.

  1. Alat Dalam Mengetahui Jumlah Transaksi

Poin ketiga ini sangat berkaitan dengan poin sebelumnya, dimana pembukuan memiliki peranan penting sebagai alat yang dapat mengetahui jumlah transaksi yang terjadi. Dengan menyusun pembukuan tentunya akan lebih memudahkan para pelaku usaha mengetahui alur keluar masuknya transaksi yang nantinya pelaku usaha tidak perlu khawatir dengan adanya transaksi yang terlewat atau tidak tercatat, yang pasti dengan pembukuan UMKM, maka transaksi cenderung lebih rapih dan jelas.

  1. Menghindari Risiko Audit

Bagi pemilik usaha kecil wiraswasta tentunya pembukan yang baik dan benar merupakan suatu hal yang dapat menentukan berhasilnya pemilik usaha dalam menjalankan usaha serta proses bisnis yang terselenggara. Kita tahu bahwa sektor kegiatan usaha ini lebih rentan dalam menerima audit, maka sudah dipastikan pembukuan yang baik, benar, dan akurat akan mempengaruhi proses pemeriksaan audit, jika tidak dilakukan dengan baik, maka akan menghambat proses-proses selanjutnya, sehingga menyita banyak waktu yang sebenarnya waktu tersebut lebih baik digunakan sebagai pengembangan bisnis.

  1. Meningkatkan Analisis Keuangan & Informasi Manajemen

Pembuatan pembukuan juga sangatlah penting dalam menganalisis keuangan serta sebagai informasi manajemen bagi setiap UMKM dalam menjalankan kegiatan bisnisnya. Dalam hal ini, jika suatu UMKM memiliki pembukuan yang baik dan benar, otomatis segala informasi manajemen maupun analisis keuangan akan mengalami peningkatan dan tentunya kondisi tersebut dapat membatu pelaku usaha untuk menarik partner bisnis hingga investor dalam mengembangkan usahanya. Jika analisis keuangan dan informasi manajemen tidak dalam keadaan yang jelas, sudah dipastikan partner bisnis maupun investor enggan untuk menjalin kerja sama.

  1. Membantu Mengetahui Jumlah Modal, Aset, Dan Hutang

Setiap menjalankan bisnis atau usaha, pasti para pelaku usaha akan dihadapkan tiga elemen utama, yakni modal, aset, dan hutang. Dalam hal ini, tentunya ketiga elemen tersebut harus diolah dengan baik segala informasinya, khususnya bagi UMKM yang sudah menjalankan usahanya dalam jangka waktu yang panjang. Salah satu cara dalam mengolah data-data mengenai modal, aset, dan hutang ialah dengan melakukan pembukuan. Terlebih pada hutang, dimana hal tersebut merupakan sangat penting untuk diperhatikan. Apabila pengusaha tidak mengetahui catatan hutang yang dimiliki, maka akan berisiko dalam keberlangsungan usaha. Maka dari itu, sangat penting bagi UMKM dalam membuat pembukuan, supaya pergerakan aset, modal, serta hutang akan terpantau dengan jelas.

  1. Mendapatkan Potensi Pengurangan Pajak

Last but not least, dalam hal ini pembukan memiliki peranan penting dalam potensi pengurangan pajak yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha UMKM. Dimana pembukuan yang tidak terstuktur dan konsisten dapat menyebabkan hilangnya potensi pengurangan pajak yang sah. Pihak auditor dapat melakukan pembatalan pemotongan pajak dengan melihat dokumen-dokumen yang tidak lengkap atau belum tercatat secara jelas dalam pembukuan, sehingga dapat mempersulit pelakacan. Sebagai contoh, jika pemilik usaha tidak menyimpan dengan baik segala faktur ataupun kuitansi yang bersangkutang dengan proses bisnis setidaknya dalam jangka waktu 6 tahun, maka auditor pajak dapat menolak/membatalkan hak pemotongan pajak yang seharusnya diterima oleh pelaku usaha. Maka dari itu pembukuan merupakan hal penting dalam merekam ataupun mencatat segala transaksi yang terjadi, sehingga dapat memudahkan pelacakan terhadap bukti-bukti transaksi pengurangan pajak.

Dari ketujuh alasan yang sudah dijelaskan diatas, sudah cukup jelas dalam memaparkan bahwa pentingya pembukuan bagi pelaku usaha UMKM. Tanpa dilakukannya pembukuan, para pelaku usaha sudah pasti akan dihadapi segala risiko ataupun kedala dalam menjalankan usahanya. Membuat pembukuan yang baik, benar, dan akurat memanglah cukup sulit. Kendati demikian, para pelaku usaha akan mendapatkan berbagai manfaat jika melakukan pembukuan atas kegiatan usaha, baik dari sisi pelaku, sisi usahanya, hingga sisi investor atau partner bisnisnya.

Article is not found
Article is not found