Akses Permodalan bagi UMKM

7 months ago | Johan Budi
article-sobat-pajak

Indonesia - Ketika ingin memulai usaha UMKM hal pertama yang tentunya dipikirkan adalah modal untuk mendirikan usaha. Pendanaan untuk modal usaha UMKM merupakan hal yang penting karena untuk memajukan usaha itu sendiri. Saat ini, masalah yang sering ditemukan pada para pengusaha UMKM adalah modal usaha. Tidak sediki pelaku UMKM yang memiliki keterbatasan modal yang menyebabkan kegagalan di tengah jalannya usaha. Tidak sedikit juga para pelaku UMKM yang berusaha mencari dana tambahan dari berbagai pihak.

Sumber Permodalan untuk Usaha

Untuk mendapatkan modal usaha UMKM, tentu bisa didapatkan dengan banyak cara. Berikut beberapa sumber-sumber pendanaan untuk UMKM:

  • Modal Sendiri

Pendanaan UMKM tentunya bisa didapat dari dana pribadi, tidak harus berupa tabungan, namun bisa menggunakan aset pribadi untuk memenuhi kebutuhan modal. Kebanyakan pelaku UMKM menggunakan dana pribadi untuk usahanya karena risiko akan ditanggung sendiri. Namun tentunya tidak mudah untuk mengumpulkan dana sendiri dan membutuhkan waktu yang lama untuk mengumpulkannya.

  • Bantuan Dana dari Pemerintah

Pemerintah Indonesia senantiasa mendukung perkembangan UMKM di Indonesia. UMKM telah memberikan jasa yang besar dalam mendorong perekonomian di Indonesia. Salah satu wujud dukungan pemerintah kepada para pelaku usaha UMKM adalah pendanaan untuk modal usaha UMKM, contohnya adalah Bantuin Langsung Tunai (BLT) di tengah pandemi.

  • Pinjaman Bank

Pinjaman dari bank cukup perlu dipertimbangkan. Bank hanya akan memberikan pinjaman kepada usaha yang sudah memiliki data keuangan yang baik. Bank akan melihat bagaimana aliran kasnya, apakah banyak hutang, dan kondisi lain-lainnya. Bagi pengusaha yang ditengah jalannya usaha membutuhkan tambahan modal, pinjaman bank bisa menjadi salah satu solusi. Namun, jika pengusaha belum menjalankan usaha sama sekali maka pengusaha belum dapat mengajukan pinjaman.

  • Pinjaman dari Lembaga Keuangan Bukan Bank

Cara lain untuk mendapatkan modal untuk usaha UMKM adalah dengan pinjaman melalui lembaga keuangan bukan bank. Saat ini sudah banyak jenis lembaga keuangan bukan bank yang menyediakan pinjaman, seperti koperasi simpan pinjam, pegadaian, pasar modal, dan lain-lain. Perlu diingat ada beban bunga pinjaman yang harus dilunasi juga walaupun pinjaman bukan dari bank.

Banyak cara untuk mendapatkan modal usaha untuk mendirikan UMKM. Namun, perlu diingat pengusaha juga perlu memikirkan risiko-risiko yang mungkin terjadi di tengah berjalannya usaha agar siap untuk melalui segala risiko yang terjadi.

Article is not found
Article is not found