Cashless Society, Apa Keuntungannya?

3 months ago | Sobat Pajak
article-sobat-pajak

Indonesia - Seiring berjalannya waktu, perkembangan teknologi telah mengubah hampir semua kebiasaan masyarakat khususnya dalam bertransaksi. Kita tahu selama 2 tahun belakangan ini, seluruh dunia telah dilanda pandemi Covid-19 yang mana peristiwa tersebut juga mengambil peran serta dalam perubahan kebiasaan. Kebutuhan masyarakat yang kian meningkat bersamaan dengan kebiasaan baru kita “New Normal” mengharuskan para pelaku usaha memanfaatkan metode pembayaran atau transaksi secara elektronik. Perubahan inilah yang melahirkan istilah cashless society, dimana fenomena ekonomi masyarakat yang menggunakan alat pembayaran non-tunai di setiap transaksinya. Lantas apa sebenarnya cashless society dan apa keuntungannya?

Definisi Cashless Society

Cashless society merupakan sebuah konsep ekonomi yang mana semua transaksi yang dilakukan masyarakat dilakukan secara non-tunai. Perkembangan teknologi, terlebih dalam digitalisasi yang melatarbelakangi cashless society, sebagai contoh internet banking, e-wallet, mobile banking, dan sejenisnya. Sehingga, cashless society ini dapat dikatakan sebagai upaya dalam mengurangi penggunaan alat pembayaran konvensional/tunai seperti uang kertas.

Keuntungan Cashless Society

Menjadi bagian dari cashless society, baik konsumen maupun pelaku usaha tentunya dapat memperoleh beberapa keuntungan. Berikut keuntungan yang didapatkan sebagai cashless society dalam bertansaksi:

  1. Pembayaran lebih praktis

Menjadi bagian dari cashless society tentunya kita tidak perlu lagi repot-repot membawa uang tunai yang kerap kali memenuhi isi dompet. Dengan cukup membayar kartu elektronik atau dompet digital, kita sudah bebas dan praktis dalam bertransaksi.

Jika kita lihat dari sudut pandang pelaku usaha, tentunya sangat mempermudah dalam setiap alur dagang/pejualan yang mereka lakukan, karena tidak perlu lagi pusing-pusing menyiapkan kembalian, terlebih jika pada saat transaksi pelaku usaha tidak memiliki uang kembalian yang membuat kegiatan usaha jadi terhambat, karena harus mencari uang tunai pecahan untuk kembalian.

  1. Keamanan dalam bertransaksi

Selain lebih praktis, cashless society ini juga lebih menjamin keamanan konsumen ataupun pelaku usaha dalam bertransaksi. Jika dilihat dari sisi konsumen, tentunya akan merasa lebih aman karena fitur keamanan menggunakan PIN atau kode One Time Password (OTP). Sehingga, konsumen tidak perlu takut melakukan transaksi secara digital.

Jika dilihat dari sisi pelaku usaha, tentunya pelaku usaha tidak perlu lagi takut atau meragukan keaslian dari nominal/jumlah uang yang didapat. Hal ini dikarenakan masih banyak oknum yang tidak bertanggung jawab menggunakan uang tunai palsu untuk melakukan transaksi.

  1. Efisiensi waktu dan tenaga

Hal ini menjadi salah satu keuntungan yang paling dibutuhkan bagi masyarakat, baik konsumen atau pelaku usaha. Kita bisa lihat dari berbagai pelaku usaha yang telah menyediakan mesin EDC, barcode QRIS, hingga dompet digital lainnya sebagai mekanisme pembayaran secara cashless. Dengan demikian, baik pihak konsumen maupun pelaku usaha dapat bertransaksi secara efesien dengan menggunakan alat pembayaran non-tunai/cashless.

  1. Mendukung penghematan anggaran negara

Menjadi salah satu peranan penting dalam penghematan anggaran negara. Dapat dikatakan demikian, lantaran sesuai dengan laporan dari Bank Indonesia dalam setiap tahunnya, negara telah mengeluarkan anggaran sebesar Rp 3,5 triliun untuk mencetak uang baru, menggantikan uang tidak layak pakai untuk dihancurkan dan diolah kembali. Dengan begitu, menjadi cashless society tentunya kita turut mendukung dalam menghemat anggaran negara khususnya dalam biaya pengelolaan uang tunai/fisik.

  1. Mendorong perputaran ekonomi

Kemudian, cashless society pun dapat membantu mendorong perputaran ekonomi negara. Hal ini turut disampaikan oleh R. Maulana Ibrahim selaku mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia, dimana beliau mengatakan perputaran uang yang semakin cepat dapat membantu menstimulasi pertumbuhan ekonomi sebagai dampak dari money multiplier yang tercipta. Seperti yang kita ketahui penggunaan metode cashless ini membuat uang lebih cepat terdistribusi kepada sektor-sektor produktif.

Article is not found
Article is not found