|
presentationMitra Resmi
  • Artikel
  • Artikel Sobat Pajak
  • Hobi yang Menghasilkan Keuntungan dan Pajak yang dikenakan

    SobatPajak, 2 months ago

    Indonesia - Wabah virus korona sudah meluas diseluruh dunia, seluruh Negara mengeluarkan peraturan agar bisa memutus mata rantai penyebaran virus ini, masyarakat diwajibkan untuk memakai masker pada saat berada di luar rumah, harus rajin mencuci tangan, dan menerapkan social distancing. Beberapa Negara juga menerapkan system Lockdown yang dimana masyarakat sama sekali tidak boleh keluar rumah yang artinya harus tetap diam Di Rumah Saja… Lantas apa yang dilakukan masyarakat selama diam di rumah aja? Karena sekarang sudah era Digital, Teknologi sudah semakin canggih, banyak hal yang bisa dikerjakan secara Online. Masyarakat bisa kerja dari rumah, berdoa dari rumah dan melakukan aktivitas lainnya dari rumah. Dengan adanya Internet membuat kebosanan masyarakat setidaknya menjadi berkurang karena diam di rumah saja. Salah satu yang saat ini banyak dilakukan oleh masyarakat untuk mengurangi kebosanannya adalah dengan menonton drama Korea. Bagi orang-orang yang sudah menyukai drama dan penyanyi asal Korea sejak lama pasti akan merasa senang jika di rumah saja. apalagi anak muda yang sudah menjadi Kpopers sejak lama, Kpopers adalah orang-orang yang menyukai boyband dan girlband asal Korea.

    Banyak yang mengira orang-orang yang sudah menyukai kpop adalah orang alay, tapi tergantung lagi pada setiap orang yang menyukai kpop bisa berdampak positif maupun negative. Banyak sisi positif yang bisa kita ambil jika kita menyukai kpop, ada beberapa orang menjadikan hobi mereka menjadi sebuah pendapatan. Sebenarnya menjadi seorang kpopers juga memerlukan banyak uang karena mereka harus mendukung idolanya dengan cara membeli album, menonton konser yang terkadang hanya ada di luar negeri dan streaming video idolanya. Tapi akan menjadi mudah jika kita bisa membuka peluang dari kesukaan kita. Kita bisa menjadi penjual album kpop dan pernak perniknya. Penjualan ini tidak bisa dianggap remeh keuntungan yang bisa diambil tidak sedikit, para penjual yang juga kpopers akan merasa untung karena kesukaan terhadap kpop tersaluri dan bisa mendapatkan uang dari hobi tersebut. Usaha seperti ini bisa tergolong ke dalam Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM).

    Namun apakah pendapatan dari penjualan tersebut kena Pajak? Sesuai dengan peraturan, semua pendapatan yang didapat didalam negeri merupakan Objek Pajak. Sehingga atas pendapatan yang diterima oleh wajib Pajak dari usaha tersebut akan kena Pajak. Di Indonesia system perpajakannya menganut system Self Assessment System yang dimana wajib Pajak menghitung, menyetor dan melaporkan sendiri ke Kantor Pelayanan Pajak terdaftar. Untuk pelaku usaha yang tergolong UMKM yang belum menyelenggarakan pembukuan dan total penghasilan bruto selama 1 tahun pajak tidak melebihi 4,8 Miliar tidak perlu khawatir karena pengenaan pajaknya cukup simple, hanya membayar 0,5% dari total penghasilan dan dibayarkan setiap bulan melalui kantor pos maupun Bank. Untuk peraturan mengenai Pajak UMKM diatur pada Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan Dari Usaha Yang Diterima atau Dperoleh Wajib Pajak Yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu.

    Saat ini pelaku usaha yang tergolong UMKM bisa memanfaatkan fasilitas insentif yang dikeluarkan oleh Pemerintah atas kebijakan untuk menanggulangi dampak dari penyebaran virus corona. Wajib Pajak diringankan beban pajaknya atas pembayaran Pajak PPh Final, Pajak Final tersebut akan ditanggung Pemerintah. Peraturan mengenai Insentif untuk wajib Pajak yang tergolong dalam PP 23 Tahun 2008 diatur pada PMK Nomor 44 Tahun 2020. Diharapkan dengan adanya insentif untuk PPh Final dapat meringankan beban Pajak pelaku usaha dan Usahanya dapat tetap beroperasional.

    Article is not found